ANALISIS KESESUAIAN MODEL PENGEMBANGAN SILVOFISHERY KAWASAN MANGROVE DI LANTEBUNG

  • Ahmad Sajjad Universitas Muslim Indonesia
  • Jayadi Jayadi Universitas Muslim Indonesia
  • Asbar Asbar Universitas Muslim Indonesia
Keywords: Mangroves, Mud Crab, Silvofishery, Silvocrabs

Abstract

Silvofishery (silvocrabs) is a traditional technology aquaculture system that combines fishery business (crab cultivation) with mangrove planting. This study aims to: (1) analyze the feasibility of mangrove land for silvofishery activities, especially in crabs in terms of physical, chemical and biological aspects of the Lantebung mangrove area. (2) analyze silvofishery models (forms) for crabs that can be applied and are in accordance with the Lantebung Mangrove Area. The study was carried out by direct observation methods in the field by taking data on physical, chemical, and biological parameters using direct measurement methods and referring to several other literature. Based on the results of the analysis of the 3 stations observed, station 1 and station 2 are classified as quite feasible while station 3 is classified as very feasible to support silvocrabs development activities. So that the cultivation of silvocrabs is feasible to be developed in the Lantebung Mangrove Area precisely on.

References

Agus, Muhamad. 2008. Analisis Carryng Capacity Tambak Pada Sentra Budidaya Kepiting Bakau (Scylla sp) Di Kabupaten Pemalang – Jawa Tengah. Tesis.Program Pascasarjana. Universitas Diponegoro. Semarang.

Badan Pusat Statistik Kota Makassar. 2018. Diakses pada pukul 15.23 WITA pada tanggal 08 Juli 2023. https://makassarkota.bps.go.id/.

Bakosurtanal. 1996. Pengembangan Prototipe Wilayah Pesisir dan Marin Kupang-Nusa Tenggara Timur. Pusat Bina Aplikasi Inderaja dan Sistem Informasi Geografis. Cibinong.

Bando, A.R., Marsoedi, Susilo A., Tamsil A. 2017. The strategy of mangrove forest management due to mitigation in north coastal area of Makassar. Resources and Environment.Vol.7(2): 31-39.

Fujaya,Y. Aslamyah.S, Mufidah, Rusli.M. 2010. Penyuntikan Ekstrak bayam (Amaranthus spp) untuk menginduksi molting pada produksi Kepiting Bakau (Scylla spp) Cangkang Lunak. Seminar Nasional. Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitas Hasanuddin. Makassar.

Gunarto. 2005. Budidaya Kepiting Bakau (Scylla serrata forskal) di Tambak. Balai Penelitian Budidaya Pantai. Maros.

Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup. 2004. Baku mutu air laut untuk biota laut. Lampiran III.

Kusmayadi, & Rahayu. N.V.E. 2017. Hubungan Kerapatan Mangrove Dengan Kepadatan Kepiting Bakau (Scylla sp.) Di Kawasan Taman Hutan Raya Ngurah Rai Denpasar, Bali. Tesis. Universitas Brawijaya. Malang.

Malasari, Windia. 2014. Pengaruh Kerapatan Mangrove Terhadap Hasil Tangkapan Kepiting Bakau (Scylla spp.) Di Kecamatan Kalianget Kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur. Tesis. Universitas Brawijaya. Malang.

Paruntu, Carolus, Windarto Agung, dan Mamesah Movrie. 2016. Mangrove Dan Pengembangan Silvofishery Di Wilayah Pesisir Desa Arakan Kecamatan Tatapaan Kabupaten Minahasa Selatan Sebagai Iptek Bagi Masrakat. Jurnal. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Universitas Sam Ratulangi. Manado. Vol 3(2).

Pratama, Is Arianto. 2022. Studi Kelayakan Pengembangan Silvofishery Kawasan Mangrove Di Lantebung. Tesis. Program Pascasarjana. Universitas Hasanuddin. Makassar.

Rustam, Hamsiah, dan Hartinah. 2020. Pengembangan Usaha Budidaya Kepiting dalam Kawasan Hutan Mangrove Melalui Sistem Silvofishery yang Berbasis Masyarakat. Jurnal Balireso. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Universitas Muslim Indonesia. Makassar. Vol. 5(1).

Sambu, Abdul. 2013. Optimasi Pengelolaan Tambak Wanamina (Silvofishery) di Kawasan Pesisir Kabupaten Sinjai. Sekolah Pascasarjana. Institut Pertanian Bogor. Jawa Barat.

Setiawan, F. dan Triyanto. 2012. Studi kesesuaian lahan untuk pengembangan silvofishery kepiting bakau di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Jurnal Limnotek. Vol 19(2):158-165.

Sunarto, 2015. Hubungan Antara Keberadaan Kepiting Bakau (Scylla spp.) Dengan Kondisi Mangrove dan Substrat di Kawasan Tambak Silvofishery, Eretan Indramayu.Tesis. Program Pascasarjana. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Suprayogi, Dawam. 2013. Keanekaragaman Kepiting Biola (Uca spp.) di Desa Tungkal I Tanjung Jabung Barat. Artikel Ilmiah. Universitas Jambi. Jambi.

Triyanto, Wijaya, Yuniarti, dan Setiawan. 2012. Pengembangan Silvofishery Kepiting Bakau (Scylla serrata) Dalam Pemanfaatan Kawasan Mangrove di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Pusat Penelitian Limnologi. Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur. Kutai Timur.

Ummung, Andi & Apung, M.A.N. 2019. Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengembangan Kawasan Ekowisata Mangrove Lantebung Melalui Program KKN PPM. Jurnal. Fakultas Perikanan. Universitas Cokroaminoto Makassar. Makassar. Vol. 2:2

Wijaya N. 2007. Analisis Kesesuaian Lahan dan Pengembangan Kawasan Perikanan Budidaya di Wilayah Pesisir Kabupaten Kutai Timur. Tesis. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Published
2023-12-31