Analisis Teknis Finansial Alat Tangkap Pancing Ulur

  • Farahdilla Suci Frastika Universitas Muslim Indonesia
  • Hasrun Hasrun Universitas Muslim Indonesia
  • Kasmawati Kasmawati Universitas Muslim Indonesia
Keywords: Analisis Finansial Alat Tangkap Pancing Ulur

Abstract

ABSTRAK

Pulau Salemo Kabupaten Pangkep Sulawesi selatan yang terletak di perairan Selat Makassar, Sulawesi Selatan terdiri dari 120 pulau merupakan salah satu daerah dengan persebaran karang yang cukup luas sebagai penghasil ikan-ikan karang yang jumlahnya cukup besar.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui teknis dan finansial pada alat tangkap Pancing ulur. Adapun kegunaan dari penelitian ini diharapkan dapat menambah ilmu pengetahuan dalam bidang perikanan.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dilakukan melalui wawancara dengan menggunakan metode berupa kuisioner untuk responden dimana pengambilan data menggunakan random sampling.

 

Pengambilan data dilakukan selama 2 (dua) bulan yang dimulai pada bulan April 2023 sampai bulan Juni 2023. Aspek teknis meliputi daerah penangkapan (fishing ground) pancing ulur dengan topografi dasar perairan yaitu berupa pecahan karang. Musim penangkapan dalam setahun yaitu musim puncak pada bulan Mei-Agustus, musim biasa pada bulan September-November dan musim paceklik pada bulan Desember-April. Produksi hasil tangkapan nelayan Pancing ulur di pulau Salemo Kabupaten Pangkep memiliki 16 jenis hasil tangkapan dengan jumlah 130 ekor. Aspek finansial terdiri dari atas rata-rata biaya investasi pancing ulur adalah Rp 49.400.000; Rata-rata biaya tetap adalah Rp 77.513.900; yang harus dikeluarkan. Rata-rata biaya tidak tetap nelayan pancing ulur yang memiliki kapal adalah Rp 2.985.000; dan rata-rata biaya tidak tetap nelayan pancing ulur yang tidak  memiliki kapal adalah Rp 129.500.000; Rata-rata total biaya usaha penangkapan nelayan pancing ulur yang memiliki kapal Rp 2.985.000; dan  rata-rata total biaya usaha penangkapan nelayan pancing ulur yang tidak memiliki kapal Rp 129.500.000; keuntungan rata-rata yang didapat usaha penangkapan nelayan Pancing Ulur yang memiliki kapal  yaitu Rp 35.256.933; dan keuntungan rata-rata yang didapat usaha penangkapan nelayan Pancing Ulur yang tidak memiliki kapal  yaitu Rp 25.764.800; Rata-rata nilai R/C Ratio usaha Pancing Ulur adalah 6.78 % dan Rata-rata nilai B/C Ratio usaha Pancing Ulur adalah 110.90 % dengan demikian  maka usaha pancing ulur layak untuk dikembangkan

 

References

[KKP] Kementerian Kelautan Dan Perikanan. 2011. Estimasi Potensi WPP-RI 572 memiliki potensi yang masih under exploited untuk jenis ikan pelagis besar, pelagis kecil dan jenis lainnya.

Kasmir dan Jakfar. 2008. Studi Kelayakan Bisnis. Jakarta. Kencana Prenada Media Group.

Mulyadi. 2014. Akuntansi Biaya. Yogyakarta : Sekolah Tinggi Ilmu Manajeman YKPN.

Mulyadi. 2015. Akuntansi Biaya. Yogyakarta : Sekolah Tinggi Ilmu Manajeman YKPN.

Noija, D., Martasuganda, S., Murdiyanto, B., Taurusman, A.M. 2014. Potensi Dan Tingkat Pemanfaatan Sumberdaya Ikan Demersal Di Perairan Pulau Ambon Provinsi Maluku. Jurnal Teknologi Perikanan dan Kelautan Vol. 5 No. 1. 55-64.

Rahmat, E. (2016). Penggunaan pancing ulur (hand line) untuk menangkap ikan pelagis besar di perairan Bacan, Halmahera Selatan. Buletin Teknik Litkayasa Sumber Daya dan Penangkapan, 6(1), 29-33.

Soekartawi. 2002. Analisa Usaha Tani. Penerbit Universitas Indonesia . Jakarta.

Published
2023-10-30