Keragaman Fauna Biofouling Pada Anakan Mangrove (Rhizophora Mucronata) di Pesisir Desa Ujunge Kecamatan Tonra Kabupaten Bone

Penulis

  • Muh Raihan Syawaluddin S Ilmu Kelautan UMI Makassar
  • Hamsiah Hamsiah Ilmu Kelautan UMI Makassar
  • Kamil Yusuf Ilmu Kelautan UMI Makassar

DOI:

https://doi.org/10.33096/7cmdjz84

Kata Kunci:

Mangrove, Biota biofouling, Bone

Abstrak

Mangrove adalah ekosistem pesisir yang sangat penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan, mendukung ekonomi masyarakat, dan melindungi kawasan pesisir dari kerusakan. Salah satu fungsi mangrove sebagai habitat berbagai jenis biota seperti biota biofouling. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui  kerapatan anakan mangrove (Rhizophora mucronta), komposisi jenis dan kepadatan dan persentase kerusakan anakan mangrove yang disebabkan oleh biofouling. Penelitian ini telah dilaksanakan pada 24 Juni sampai dengan 14 Juli 2025 yang berlokasi di Pesisir Desa Ujung’e Kec. Tonra Kab. Bone. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode transek dan plot.Hasil yang diperoleh pada penelitian ini, yaitu Rata-rata kerapatan anakan mangrove pada kawasan Pesisir Desa Ujunge adalah 0,82 individu/m2 atau 8.200 individu/ha, dengan jumlah total anakan yang ditemukan sebanyak 41 individu dari luas pengamatan 50 m². Jenis Biota Penempel yang ditemukan pada lokasi penelitian sebanyak 3 jenis yaitu L. scabra, S. cucullata, dan C. bifasciata. dengan persentase terbesar pada jenis L. scabra (84,14 %) dengan kepadatan (0,98 ind./m2) , dan terendah pada jenis S. Cucullata dengan komposisi jenis (7,33 %) dan kepadatan  (0,08 ind/m2).  Tingkat Kerusakan Mangrove yang disebabkan oleh Biofouling diperoleh nilai rata-rata 73,20% yang dikategorikan dalam kriteria Kerusakan Berat.

Diterbitkan

2026-02-26