IDENTIFIKASI DAN KERAPATAN JENIS LAMUN DI PERAIRAN DESA LAIKANG KABUPATEN TAKALAR
DOI:
https://doi.org/10.33096/z6qq4h70Kata Kunci:
Lamun, transek, identifikasi jenis, kerapatanAbstrak
Ekosistem lamun sangat penting di wilayah pesisir karena perannya yang sangat besar dalam mendukung keseimbangan lingkungan, keanekaragaman hayati, serta kesejahteraan ekonomi dan sosial masyarakat pesisir. Ekosistem lamun perlu dilindungi dan dikelola dengan baik agar tetap lestari dan memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan manusia.Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi jenis-jenis lamun dan kerapatan setiap jenis di perairan Desa Laikang Kabupaten Takalar. Metode yang digunakan dalam pengamatan lamun adalah metode transek kuadran dengan ukuran 1 m x 1 m dengan transek garis yang ditarik dari Pantai ke arah laut dengan jarak setiap penempatan transek kuadrat adalah 0 m, 50 m dan 100 m dengan setiap stasiun pengamatan menarik 3 kali transek line. Berdasarkan hasil penelitian di perairan Desa Laikang ditemukan ditemukan ada 4 jenis lamun yaitu Enhalus acoroides, Thalassia hemprichi, Cymodecea rotundata dan Halophila ovalis dengan komposisi jenis dan kerapatan tertinggi pada jenis Thalassia hemprichi yaitu (48,21 %) dan 50 tgk./m2 dan terendah pada jenis Halophila ovalis (2,03 % ) dan 2 tgk./m2. Parameter lingkungan masih mendukung kehidupan tumbuhan lamun.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 nurul ainy

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.





.png)



