ANALISIS KEBERLANJUTAN EKOWISATA MANGROVE DI DUSUN LUPPUNG DESA MANYAMPA KECAMATAN UJUNGLOE KABUPATEN BULUKUMBA
DOI:
https://doi.org/10.33096/tzdgrc25Keywords:
Mangrove, Keberlanjutan, Wisata Mangrove LuppungAbstract
Hutan mangrove memegang peranan penting dalam pengelolaan sumber daya pesisir di banyak wilayah Indonesia. Peran utamanya bagi kawasan pantai adalah sebagai penghubung antara daratan dan laut, serta sebagai habitat bagi berbagai jenis fauna. Penelitian ini bertujuan untuk menilai tingkat kelestarian berbagai aspek ekowisata mangrove di Desa Luppung, Kelurahan Manyampa, Kecamatan Ujungloe, Kabupaten Bulukumba. Aspek yang dikaji mencakup ekologi, ekonomi, dan kelembagaan. Evaluasi kelestarian pada tiap aspek tersebut penting dilakukan untuk mengetahui sejauh mana kegiatan ekowisata mangrove berlangsung secara lestari tanpa mengganggu keseimbangan ekosistem. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling, yaitu teknik pemilihan sampel yang didasarkan pada kriteria atau pertimbangan tertentu, bukan pemilihan secara acak.. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan dan wawancara langsung pada responden. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan metode RAP Mangrove. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kelestarian Wisata Luppung Mangrove pada aspek ekologi tergolong cukup berkelanjutan dengan nilai indeks 54,02. Pada aspek sosial, keberlanjutan juga berada pada kategori cukup dengan nilai 59,81. Sementara itu, aspek ekonomi dinilai kurang berkelanjutan dengan skor 46,21, sedangkan aspek kelembagaan kembali masuk kategori cukup berkelanjutan dengan nilai 65,35.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 A.ALDA RISMA, Syahrul Djafar, Muhammad Yunus

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





.png)



