ANALISIS KUALITAS PERAIRAN SAAT MUSIM PEMIJAHAN IKAN TERUBUK (Tenualosa macrura) SEBAGAI DASAR KONSERVASI HABITAT DI SELAT BENGKALIS

Authors

  • Rusdi Machrizal Universitas Labuhanbatu ; Program Doktor Ilmu Kelautan Universitas Riau
  • Feliatra Laboratorium Mikrobiology Laut, Jurusan Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Riau, 28293, Pekanbaru, Indonesia
  • Deni Efizon Program Magister Ilmu Kelautan, Universitas Riau, 28293, Pekanbaru, Indonesia
  • Roza Elvyra Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Riau

Keywords:

Principal Component Analysis, Tenualosa macrura, Selat Bengkalis, Konservasi

Abstract

Penurunan populasi ikan terubuk (Tenualosa macrura) di perairan Selat Bengkalis diduga berkaitan dengan degradasi kualitas lingkungan yang memengaruhi keberhasilan proses pemijahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi kualitas perairan pada puncak musim pemijahan ikan terubuk sebagai dasar konservasi habitat pemijahan di wilayah tersebut. Penelitian dilaksanakan pada tiga stasiun pengamatan di sekitar Selat Bengkalis selama periode puncak pemijahan (Mei-Juli 2024). Parameter yang diukur meliputi suhu, salinitas, pH, oksigen terlarut (DO), nitrat. Data dianalisis secara deskriptif dan multivariat menggunakan Principal Component Analysis (PCA) untuk mengidentifikasi parameter lingkungan yang paling berpengaruh terhadap karakteristik habitat pemijahan ikan terubuk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai suhu berkisar antara 32–34°C, salinitas 17–26 ppt, DO 7,1–8,7 mg/L, dan pH 7,1–7,8, yang umumnya masih sesuai dengan kisaran optimal untuk aktivitas pemijahan ikan estuarin. Analisis PCA mengungkapkan bahwa variabel salinitas, dan nitrat merupakan faktor dominan yang memengaruhi variasi kondisi lingkungan antar stasiun. Secara keseluruhan, kondisi kualitas perairan Selat Bengkalis masih mendukung aktivitas pemijahan ikan terubuk, meskipun terdapat indikasi peningkatan konsentrasi nutrien di beberapa stasiun yang perlu diwaspadai. Kesimpulannya, hasil kajian ini dapat dijadikan dasar ilmiah dalam pengelolaan ekosistem estuari dan penetapan zona konservasi habitat pemijahan ikan terubuk di Selat Bengkalis.

Downloads

Published

2025-12-31