ANALISIS PEMANFAATAN FASILITAS PANGKALAN PENDARATAN IKAN KASIWA KABUPATEN MAMUJU PROVINSI SULAWESI BARAT

Main Article Content

Muhammad Ardiansyah

Abstract

This research was conducted from November 9, 2021, to December 09, 2021. This research aimed to determine the condition of the Kasiwa fish landing base facility, analyze the utilization of the Kasiwa landing base facility, Mamuju District, West Sulawesi province, as well as the development of the Kasiwa mamuju fish landing base facility. Data collection was carried out through a field survey. and interviews using a list of questions (questionnaires). Analysis of the data using the suitability analysis of the utilization of the Kasiwa mamuju fish landing base facility. The results of this study indicate that the utilization of the Kasiwa fish landing base facility in the Mamuju district is in good condition and it is necessary to develop the Kasiwa fish landing base facility to make it easier for fishermen to unload and handle the catch.


 

Article Details

Section
Articles

References

Direktorat Jenderal Perikanan. 1994. Petunjuk Teknis Pengelolaan Pelabuhan Perikanan. Direktorat Jenderal Perikanan. Jakarta.
[DKP] Departemen Kelautan dan Perikanan. 2006. Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan
Nomor PER. 16/MEN/2006 tentang Pelabuhan Perikanan. Jakarta: Departemen Kelautan dan Perikanan.
Direktorat Jendral Perikanan. 1981. Standar Rencana Induk dan Pokok-pokok Desain untuk Pelabuhan Perikanan dan Pangkalan Pendaratan Ikan. PT. Inconeb. Jakarta.
[DKP] Dinas Kelautan dan perikanan Kabupaten Mamuju. 2020. Jumlah Nelayan dan Unit Penangkapan Ikan. 2020. Laporan Tahunan Dinas Kelautan dan Perikanan.
Nasir H., Abdul Rosyid, dan Dian Wijayanto. 2012. Analisis Kinerja Pengelola Pelabuhan Perikanan Nusantara Pekalongan, Jawa Tengah. Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Volume 1, Nomor 1, Tahun 2012, Hlm 32-45
Lubis, E. 2012. Pengantar Pelabuhan Perikanan.Bogor: Departemen Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor.