STUDI BIOEKOLOGI ECHINODERMATA DI PERAIRAN PANTAI BERBATU KELURAHAN WAIBALUN KABUPATEN FLORES TIMUR

  • Maria Imaculata Rume Universitas Nusa Nipa
  • Maria i Theresia Dua Te Universitas Nusa Nipa_Maumere
  • Hartina Iyen Universitas Nusa Nipa_Maumere
Keywords: Filum Echinodermata, Ekositem Pantai Berbatu, Kelurahan Waibalun

Abstract

Echinodermata merupakan salah satu makrozoobentos yang memiliki peranan penting di ekosistem perairan baik secara ekologis maupun ekonomis. Secara ekologis, Echinodermata merupakan komponen penting dalam jaring-jaring makanan di laut, dan secara ekonomis bberapa kelas dari Echinodermata dimanfaatkan sebagai makanan, bahan baku obat-obatan dan jugan kosmetik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis Echinodermata secara klasifikasi, morfologi serta habitat. Metode yang digunakan bersifat deskriptif kualitatif dan pengambilan sampel dengan cruise method melalui teknik purposive sampling di Pantai Berbatu Kelurahan Waibalun. Berdasarkan hasil pengamatan sampel dan identifikasi maka ditemukan 5 kelas dan 8 Ordo dari Filum Echinodermata. Spesies hasil identifikasi dan klasifikasi meliputi, kelas Echinoidea ada 6 spesies terdiri dari  Echinometra mathaei, Diadema setosum, Echinotrix calamaris, Tripneustes gratilla, Tripneustes ventricosus, Mespilia globulus. Kelas Asteroidea terdapat 3 spesies meliputi, Linckia laevigata, Culcita novaeguineae, dan Patiria miniata.  Kelas Holothuridae terdapat 6 spesies meliputi, Holothuria atra, Holothuria scabra, Actinopyga miliaris, Pearsonothuria graeffei, Holothuria leucospilota, Sinapta sp. Kelas Ophiuroidea ada 2 spesies yakni Ophiocoma erinaceus, dan  Ophiomastix annulosa. Kelas Crinoidea terdapat 1 spesies yakni Comaster sp. Kisaran kualitas air yakni suhu 29 0C, Salinitas 30 ppt dan pH sebesar 7. Habitat hewan Echinodermata di ekosistem Pantai berbatu kelurahan Waibalun meliputi substrat pasir, batuan karang, dan pasir bercampur lumpur.

Echinodermata merupakan salah satu makrozoobentos yang memiliki peranan penting di ekosistem perairan baik secara ekologis maupun ekonomis. Secara ekologis, Echinodermata merupakan komponen penting dalam jaring-jaring makanan di laut, dan secara ekonomis bberapa kelas dari Echinodermata dimanfaatkan sebagai makanan, bahan baku obat-obatan dan jugan kosmetik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis Echinodermata secara klasifikasi, morfologi serta habitat. Metode yang digunakan bersifat deskriptif kualitatif dan pengambilan sampel dengan cruise method melalui teknik purposive sampling di Pantai Berbatu Kelurahan Waibalun. Berdasarkan hasil pengamatan sampel dan identifikasi maka ditemukan 5 kelas dan 8 Ordo dari Filum Echinodermata. Spesies hasil identifikasi dan klasifikasi meliputi, kelas Echinoidea ada 6 spesies terdiri dari  Echinometra mathaei, Diadema setosum, Echinotrix calamaris, Tripneustes gratilla, Tripneustes ventricosus, Mespilia globulus. Kelas Asteroidea terdapat 3 spesies meliputi, Linckia laevigata, Culcita novaeguineae, dan Patiria miniata.  Kelas Holothuridae terdapat 6 spesies meliputi, Holothuria atra, Holothuria scabra, Actinopyga miliaris, Pearsonothuria graeffei, Holothuria leucospilota, Sinapta sp. Kelas Ophiuroidea ada 2 spesies yakni Ophiocoma erinaceus, dan  Ophiomastix annulosa. Kelas Crinoidea terdapat 1 spesies yakni Comaster sp. Kisaran kualitas air yakni suhu 29 0C, Salinitas 30 ppt dan pH sebesar 7. Habitat hewan Echinodermata di ekosistem Pantai berbatu kelurahan Waibalun meliputi substrat pasir, batuan karang, dan pasir bercampur lumpur.

Published
2024-02-02