SISTEM BAGI HASIL USAHA PENANGKAPAN IKAN BAGAN PERAHU DI PULAU TONIKU KABUPATEN HALMAHERA BARAT

  • Mutmainnah Mutmainnah Univeritas Khairun Ternate
  • Yuliana Yuliana Universitas Khairun
  • Martini Djamhur Universitas Khairun
  • Bahar Kaidati Universitas Khairun
  • Abdul Rauf Universitas Muslim Indonesia
  • Danial Danial Universitas Muslim Indonesia
Keywords: Sitem, Bagi Hasil,  Penangkapan Ikan,  Bagan Perahu

Abstract

Bagan prahus merupakan salah satu jenis alat tangkap pasif dan menggunakan cahaya yang menjadi pemikat ikan berkumpul.  Alat ini umumnya digunakan oleh Masyarakat Pulau Toniku Kabupaten Halmahera Barat.  Alat tangkap ini mulai dikenal oleh masyarakat Pulau Toniku sejak tahun 2000an dengan masuknya nelayan pendatang dari suku Bugis-Makassar (nelayan Sulawesi). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sistem bagi hasil pendapatan nelayan yang menggunakan alat tangkap bagang perahu yang beroperasi di Pulau Toniku Kabupaten Halmahera Barat. Penelitian ini dilakukan pada bulan Oktober 2023, dengan metode survey dan wawancara terstruktur.  Nelayan yang menjadi target wawancara berjumlah 6 orang yang terdiri dari 3 orang nelayan buruh dan 3 orang pemilik bagan. Hasil penelitian meunjukkan pembagian hasil nelayan 50 % : 50 %, setelah biaya eksploitasi dikurangi.  Proses pembagian keuntungan penangkapan ikan menunjukkan bahwa sistem bagi hasil nampaknya sejalan dengan rasa keadilan nelayan, yaitu memenuhi syarat minimal yang harus dicapai oleh masing-masing pihak. Namun, jika dikaji lebih jauh, undang-undang tentang bagi hasil hasil perairan akan tampak sangat jauh dari aturan dan rasa keadilan.

Published
2023-12-30