BIODIVERSITY MAKROZOOBENTOS SEBAGAI INDIKATOR PENCEMARAN PERAIRAN SUNGAI DESA PEJAGAN KABUPATEN BANGKALAN

  • Sekar Wangi Dyah Kusumawardani Universitas Trunojoyo Madura
  • Eka Nadia Aprillina Universitas Trunojoyo Madura
  • Indah Wahyuni Abida Universitas Trunojoyo Madura
Keywords: Biodiversitas, Makrozoobentos, Sungai Pejagan, Total Bahan Organik

Abstract

Aliran Sungai Pejagan merupakan jalur sungai yang dikelilingi oleh berbagai aktivitas manusia, termasuk pembuangan limbah domestik yang meningkatkan bahan organik di perairan dan akan berpengaruh pada populasi makrozoobentos. Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai keanekaragaman, dominansi makrozoobentos dan mengidentifikasi hubungan antara bahan organik dan makrozoobentos. Penelitian dilakukan pada bulan September-Oktober 2023 di perairan Desa Pejagan, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, dengan tiga stasiun dan tiga titik pengambilan sampel di setiap stasiun, dilakukan sebanyak dua kali pengulangan. Pengumpulan data makrozoobentos dan analisis bahan organik dilakukan di Laboratorium Lingkungan Universitas Trunojoyo Madura. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makrozoobentos yang ditemukan dari kelas Gastropoda, dengan keanekaragaman pada stasiun 1 berada dalam kategori sedang (1≤H’≤3), stasiun 2 berada dalam kategori rendah (<1), sedangkan pada stasiun 3 tidak diketemukan makrozoobentos akibat padatnya lalu lintas perahu nelayan. Dominansi makrozoobentos pada stasiun 1 dikategorikan rendah (0,00≤E<0,50), tetapi berbanding terbalik pada stasiun 2 dengan dominansi kategori tinggi (0,50≤E≤1,00). Pengukuran bahan organik menunjukkan rentang nilai Total Organik Matter (TOM) sebesar 34,47-53,41 mg/L. Semakin tinggi kandungan bahan organik dalam suatu perairan, semakin tinggi pula kelimpahan makrozoobentos dalam perairan tersebut.

Published
2023-12-31