SEBARAN KANDUNGAN AMONIA (NH3) DI ALIRAN SUNGAI DESA PEJAGAN, KABUPATEN BANGKALAN

  • Eka Nadia Aprillina Universitas Trunojoyo Madura
  • Sekar Wangi Dyah Kusumawardani Universitas Trunojoyo Madura
  • Indah Wahyuni Abida Universitas Trunojoyo Madura
Keywords: Sungai Pejagan; Amonia (NH3); metode fenat.

Abstract

Banyaknya jumlah penduduk di Desa Pejagan menyebabkan konsekuensi dari adanya peningkatan pasokan air bersih yang mengalami penurunan akibat dari adanya limbah yang masuk ke badan air sungai di wilayah Desa Pejagan. Kualitas sungai akan berubah berdasarkan perubahan lingkungan sungai yang dipengaruhi oleh banyaknya aktivitas kehidupan manusia yang berpotensi menimbulkan pencemaran. Peningkatan jumlah penduduk berdampak terhadap perubahan kebiasaan konsumsi masyarakat yang cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebaran kandungan amonia (NH3) di aliran sungai Desa Pejagan, Kabupaten Bangkalan dengan metode fenat berdasarkan SNI 06-6989.30-2005 dengan menggunakan alat Spektrofotometer UV-Visible. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September-November 2023. Stasiun pengambilan pada aliran sungai yaitu pada stasiun 1 merupakan sungai yang dekat dengan rumah sakit, stasiun 2 merupakan area sungai yang melintasi pemukiman padat penduduk dan pertokoan, sedangkan stasiun 3 merupakan wilayah hilir sungai yang bermuara dengan laut Jawa. Dalam penelitian ini, menggunakan metode deskriptif kuantitatif untuk menggambarkan kondisi kualitas air di sungai Desa Pejagan terkait dengan cemaran yang berasal dari kegiatan atau aktivitas masyarakat seperti permukiman, domestik, lalu lintas kapal dan lain sebagainya. Kandungan ammonia di Sungai Pejagan pada minggu pertama berkisar antara 1.147 hingga 42.966 mg/L, sedangkan pada minggu kedua berkisar antara4.566 hingga 75.044 mg/L. Kadar ammonia (NH3) di Sungai Pejagan melebihi baku mutu yang telah ditetapkan karena lebih dari 0,02 mg/L. Diperlukan pengelolaan limbah domestik yang masuk ke perairan Sungai Pejagan untuk mencegah penurunan kualitas air yang lebih lanjut.

Published
2024-01-30